Fetus’s Day Out: Our Movie Time

Di usia kehamilan 6 bulan, sudah beberapa kali saya mengajak si janin nonton bioskop. Kalau tidak salah hitung sekitar 4 kali; Coco, Star Wars: The Last Jedi, Dilan 1990, dan terakhir Black Panther. Saya dan suami memang suka nonton bioskop. Sejauh ini, pengalaman nonton bioskop saat hamil baik-baik saja. Saya anggap saja sekalian mengenalkan si janin kepada suara. Tapi, makin ke sini sepertinya saya yang mulai nggak betah duduk lama-lama karena badan mudah pegal dan kram.

Masuk trimester kedua, morning sickness sudah jauh berkurang. Tapi, pengalaman lain mulai muncul. Mulai dari kulit perut dan dada yang gatal minta ampun, pinggul mudah pegal, kaki mudah kram, cepat ngos-ngosan, dan mulai susah menentukan posisi tidur hohoho… Apalagi, sehari-hari (weekday) saya memang duduk dari pagi sampai sore karena bekerja di depan komputer. Kalau kaki mulai terasa kesemutan/kram, paling nggak saya berdiri dan jalan-jalan ke toilet atau pantry buat ambil air putih atau teh hangat, setelah itu lanjut kerja. Kalau sakit di pangkal paha yang sempet bikin menyeringai nyeri untungnya nggak terus-terusan. Kata obgyn itu wajar karena rahim sedang melebar.

Lalu semalam, saat menonton Black Panther saya sempat keluar teater untuk sekadar jalan-jalan ke toilet dan duduk sekitar 10 menit di sofa lorong bioskop. Biasanya saya dan suami memang menonton di jam 8 malam ke atas karena kami sama-sama menunggu pulang kerja dan sempat pulang ke rumah dulu, lalu berangkat ke bioskop terdekat dari rumah. Tiket sudah dibeli suami lewat fasilitas online. Jadi, kami tinggal cetak dan sempat makan malam dulu.

Sambil nonton Black Panther, suami berkali-kali memijat kaki kanan saya yang memang lebih sering kesemutan. Posisi duduk saya entah sudah berapa kali berubah karena merasa benar-benar nggak nyaman. Suami bahkan sempat menawarkan pulang, padahal film baru berjalan sekitar setengah jam. Akhirnya, saya pilih keluar teater, kembali setelah sekian menit, dan tidak lama malah ketiduran karena ngantuk dan memang sedang tidak fit karena flu hahaha… Setelah itu, kaki mulai terasa nyaman, namun tidak lama terasa “gremet-gremet” lagi hingga saya harus cari posisi enak lagi yang diakhiri dengan bersila di atas kursi (my bad). Fiuh, akhirnya saya berhasil melewatkan nyaris 2,5 jam durasi film. Ditambah menunggu credit title selesai karena kami terbiasa menunggu post-credit scene untuk tiap film Marvel.

Pengalaman semalam memang tidak biasanya terjadi. Sekarang mungkin jadi berpikir ulang kalau mau menonton film setelah seharian duduk bekerja. Lebih baik sekalian tunggu akhir minggu (kecuali kebelet nonton hehehe tetep). Harus sering-sering bergerak biar nggak gampang kram kesemutan, meski sekarang mudah sekali ngos-ngosan. Semalam, saat film diputar si janin juga aktif banget. Entah dia memang sedang aktif atau keberisikan suara dari film, ya? Maafkan Ibu, Nak, sering ngajak kamu main, mulai dari ke bioskop, nonton konser, atau keluar kota. Sehat-sehat terus, ya. Biar bisa jalan-jalan lagi *elus-elus perut*

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s